English
English
Vietnam

Raul Asencio sempat mencuri perhatian pada musim 2024/25 sebagai salah satu bek muda yang digadang-gadang menjadi masa depan Real Madrid. Kesempatan besar datang ketika cedera yang dialami beberapa pemain membuatnya naik ke tim utama dan tampil sebagai starter. Dalam periode tersebut, ia menunjukkan potensi yang cukup menjanjikan, terlebih di usia yang masih relatif muda. Namun, situasi berubah seiring pulihnya para pemain utama dan meningkatnya persaingan di lini belakang.
Saat ini, posisi Asencio dalam hierarki tim menurun drastis. Ia harus bersaing dengan nama-nama yang lebih mapan dan berpengalaman, sehingga membuatnya hanya menjadi opsi pelapis. Secara kualitas, ia dinilai belum mampu memberikan keunggulan yang signifikan dibandingkan pemain lain. Meskipun memiliki fisik yang kuat dan agresif dalam duel, kelemahan dalam konsistensi, ketenangan, serta pengambilan keputusan membuatnya sulit untuk benar-benar mengamankan tempat di skuad utama.
Permasalahan Asencio tidak hanya terjadi di atas lapangan, tetapi juga menyangkut sikap dan profesionalismenya. Ketegangan dengan staf pelatih dan rekan setim sempat mencuat akibat sikap yang dianggap kurang disiplin. Situasi ini berdampak pada kepercayaan yang diberikan kepadanya, bahkan sempat membuatnya tersingkir dari beberapa pertandingan. Meski ia telah berusaha memperbaiki hubungan dengan tim, bayang-bayang insiden tersebut tampaknya masih memengaruhi penilaian terhadap dirinya.
Dengan perkembangan pemain lain yang semakin pesat serta rencana klub untuk memperkuat lini pertahanan, masa depan Asencio di Real Madrid menjadi tidak pasti. Ia menghadapi tekanan besar untuk membuktikan diri, namun tanpa peningkatan signifikan, peluangnya untuk bertahan dalam jangka panjang terlihat semakin kecil. Jika kondisi ini berlanjut, bukan tidak mungkin ia akan tersisih dari proyek jangka panjang klub.