English
English
Vietnam

Massimo Ambrosini menilai peluang AC Milan dalam persaingan gelar Serie A musim 2025/2026 masih belum sepenuhnya tertutup. Mantan kapten Rossoneri itu melihat kemenangan penting dalam derby baru-baru ini sebagai titik yang dapat membangkitkan harapan tim asuhan Massimiliano Allegri. Dengan sekitar sepuluh pertandingan tersisa, Milan dinilai masih memiliki kesempatan untuk terus menekan rival di papan atas klasemen.
Ambrosini kemudian mengingat kembali pengalaman bersejarah Milan pada musim 1999. Saat itu, timnya sempat berada dalam posisi yang tidak diunggulkan sebelum akhirnya bangkit secara dramatis. Mereka mampu menyapu bersih tujuh pertandingan terakhir secara beruntun, sebuah rangkaian hasil yang membawa Milan meraih gelar juara secara mengejutkan di akhir musim.
Menurutnya, kunci keberhasilan pada masa itu adalah tumbuhnya rasa percaya diri di dalam tim. Para pemain secara perlahan menemukan ritme permainan yang tepat dan mampu menjaga konsistensi pada fase paling krusial kompetisi. Kondisi tersebut dinilai memiliki kemiripan dengan situasi Milan saat ini yang mulai menunjukkan tanda-tanda kebangkitan.
Meski demikian, Ambrosini mengakui bahwa peluang juara saat ini masih sangat bergantung pada performa Inter yang memimpin klasemen dengan selisih tujuh poin. Karena itu, para pemain Milan harus tetap fokus dan menjaga performa terbaik di setiap pertandingan. Jika rival utama mengalami kesalahan atau kehilangan poin, Rossoneri diharapkan siap memanfaatkan situasi tersebut untuk memperkecil jarak dalam perebutan gelar.